Appron

BAHAYA E-COLI MENGINTAI, PASTIKAN KONSUMSI ES BATU DARI AIR MATANG

Cuaca panas di siang hari pasti membuat kita ingin mengkonsumsi minuman dingin ya #Approntice, apalagi minuman yang diberi es supaya dinginnya lebih terasa. Hmmm, pasti segar banget. Tapi waspada, pastikan konsumsi es batu dari air matang ya. Kenapa harus es batu dengan air matang? Yuk simak penjelasan dari tim Appron berikut ini!

Air mentah biasanya mengandung bakteri, apalagi jika air mentah tersebut berasal dari sungai atau danau yang sumber airnya tidak higienis. Disinilah bakteri E-Coli dan beberapa bakteri lain yang berbahaya bersarang. Proses pembekuan es batu dengan air mentah sebagai bahan baku pembuatannya tidak akan menghilangkan bakteri-bakteri tersebut. Bakteri tersebut akan ikut larut dalam minuman yang kita beri es batu air mentah. Jadi sama saja kita memasukkan air mentah ke dalam minuman yang kita konsumsi.

Bayangkan saja jika ini jadi konsumsi kita secara berkelanjutan, maka bakteri itu akan masuk dan mungkin menetap dalam tubuh. Dampaknya, bakteri ini akan memicu penyakit yang menyerang pencernaan seperti diare atau muntaber, apalagi jika dikonsumsi oleh anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

Dari penelitian yang pernah dilakukan di Jakarta, es batu yang sering dijual dan digunakan oleh penjual minuman di pinggir jalan ditemukan mengandung bakteri E. coli, Salmonella, bahkan hingga bakteri kolera yang kebal terhadap obat-obatan. Bakteri-bakteri ini sangat membahayakan kesehatan tubuh. Hal ini disebabkan karena air yang digunakan untuk membuat es batu diperoleh dari air kran atau air tanah (sumur) yang tidak melalui proses pemasakan.

Lalu, bagaimana kita bisa tahu apakah es batu terbuat dari air matang atau air mentah? Berikut ciri mudah yang dapat membedakan es batu air mentah dan matang.

Warna es batu dari air mentah cenderung berwarna putih pekat sedangkan es batu dari air matang memiliki warna putih bening, kalau kita lihat warnanya seperti Kristal

Es batu dari air matang umumnya ada dalam bentuk es kristal dan ice cube, tapi tetap perhatikan dan teliti apakah warnanya benar-benar bening
Es batu dengan air matang tidak mengandung kotoran di dalamnya, sedangkan es batu air mentah, karena terkadang berasal dari sumber air yang kurang bersih maka akan terlihat ada kotoran

Nah, untuk menghindari mengkonsumsi es batu dari air mentah, alangkah lebih baik jika kita membuat sendiri es batu dari air matang di rumah atau pastikan bahwa es yang kita konsumsi matang sesuai dengan ciri-ciri di atas. Sehat itu mahal harganya loh, #Approntice!

Referensi :
Amwelisma. 2017. Danger of Ice Cubes for Human. Steemit Beta.
Waturangi D, Wennars M, Suhartono M, Wijaya Y. 2013. Edible ice in Jakarta, Indonesia, is contaminated with multidrug-resistant Vibrio Cholerae with virulence potential. Journal of Medical Microbiology 62, 352–359.

Add comment

Follow Us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Dapur Appron!

Sign up for delicious recipes.
SIGN UP
Close